istilah dan pengertian dalam musik

Bookmark and Share

Postingan kali ini isipc membuat postingan tentang music nih, mudah-mudahan berguna bagi para pemain music dan vocalist yang ingin menambah pengetahuannya dibidang music tentunya.
Disini akan di jelaskan istilah-istilah dalam dunia music dengan defenisi yang mudah dipahami.
Oke langsung aja
Check it out….

A



Absolute pitch ( Perfect pitch ) :

Pendengaran terlatih yang dapat mengetahui dan mengidentifikasikan nada.

Acapella :

Musik vokal tampa diiringi instrument.


Accelerando :

Mempercepat tempo.

Accidentals :

Tanda-tanda untuk menaikan dan menurunkan nada.

Accompaniment :

Musik pengiring.

Ad lib :

Singkatan dari Ad libitium yaitu peluang yang diberikan kepada pemain instrument untuk memainkan instrument mereka secara bebas.

Al fine :

Sampai akhir

Alto :

Suara tinggi pria yang tidak umum.

Analog :

Alat elektronik yang tidak digital.

Arpegio :

Uraian nada-nada dari chord yang berurutan naik dan turun.

A tempo :

Kembali ke tempo awal.

Atonality :

Membaikan kunci atau tonal center

Augmented :

Interval yang di perlebar.


Avant-garde :

- Pelopor /frontir.

- Bermusik dengan cara yang tidak konvensional.

B


Bacbeat :

Latar belakang irama/ ritme yang stabil.

Ballad :

- Lagu bercerita

- Lagu yang berirama lambat.

Bar :

Pengelompokan ketukan-ketukan dalam hitungan genap atau ganjil.

Bar line :

Garis vertical pemisah yang membatasi antara bar.

Baritone :

Pertengahan suara antara suara tenor dan bass pada vokal pria atau alat musik.

Bass :

- Suara terendah dari vokal pria.

- Nada terendah pada musik.

Beat :

- Ketukan teratur sebagai pedoman meter, ritme, dan tempo.

- Jenis irama musik, seperti : Latin beat, Rock beat, dll…


Bending note :

Nada yang meliuk ( ciri khas dari musik blues )


Brass section :

Kelompok pemain Brass bagian dari band.

Bridge :

Bagian transisi antara dua tema musik.

Brightly :

Dimainkan dengan gembira.

Broken chord :

Arpegio chord yang dimainkan secara tidak beraturan.
C


Cadence :

Progression / resolution melodi atau harmoni yang menjadi konklusi sementara atau akhir

Cadenza :

Pemeragaan kemahiran tehknik bermain (improvisasi) oleh solis pada bagian akhir komposisi musik.

Changes :

Pergerakan shord

Chord :

Harmonisasi tiga nada atau lebih.

Chord embellishment :

Memperindah harmoni dengan penambahan ornamentasi nada pada chord

Chordal tones :

Nada-nada yang terdapat di dalam konstruksi chord.

Chromatic :

Susunan/ penggunaan melodic atau harmonik dari 12 nada.

Clef :

Simbol yang menyatakan wilayah nada-nada pada staff, di sesuaikan dengan kebutuhan dan alat musik.

Coda :

Bagian penutup dari musik.

Common time :

Empat ketukan dalam satu bar.


Consanance :

Gabungan beberapa nada yang terdengar harmonis/ enak.

Counterpoint :

Alur dua rangkaian melodi atau lebih secara bersamaan.


Crescendo :

Suara menjadi keras secara bertahap.

D


Da capo ( DC ) :

Yaitu tanda yang menunjukan untuk mulai untuk memulai dari awal.

Diatonic :

Berkenaan dengan tujuh major atau minor scale.

Diction :

Cara mengucapkan kata pada penyanyi.

Diminished :

Interval diperpendek.

Dissonance :

Bunyi yang membuat rasa galau pada pendengaran.


Dominant :

Nada ke lima pada major/ minor scale dan jenis chord yang terbentuk pada nada tersebut.


Double-stop :

Dua nada di bunyikan serempak pada instrument string.


Downbeat :

Ketukan pertama pada bar.

Dragging :

Tempo permainan yang menjadi lambat dari tempo yang seharusnya secara tampa disengaja.

Duet/ duo :

Komposisi yang menampilkan dua pemain.

Duplet :

Tiga ketuk dibagi dua dengan nilai tempo yang sama .


Dynamic :

Berkenaan dengan volume dan kelembutan.

E



Encore (more) :

Istilah meminta pemain/ penyanyi untuk menambah lagi pergelarannya.

Enharmonics :

Satu nada dengan nama yang berbeda.

Ensemble :

Kelompok pemain.
F


Falsetto :

Suara tinggi vokal yang tidak umum.

Fermata :

Menahan nada/ chord/ rest

Figured bass :

Pola/ bagian bass

Finale :

Tema penutup.

Fingerboard :

Tangkai ber-senar untuk jari pada instrument ber-string.

Fine (ending) :
Akhir dari komposisi.
G


Glissando (gliss) :

Memainkan scale pada paino dengan kecepatan tinggi.

Grance note :

Ornament nada yang singkat dan tidak memerlukan hitungan khusus.

Groove :

“Fell” dari cara bermain dengan tempo “laidback” yang konstan dan stabil.
H


Half-step :

Jarak interval setengah nada.

Harmony :

- Tentang perpaduan bunyi yang selaras.

- Mata pelajaran tentang chord dan chord progression.

Head :

Melodi lagu.

Horn section (brass section) :

Kelompok pemain alat tiup pada band.
I



Interval :

Jarak antara dua nada.

Inversion :

Nada pada chord/ interval yang dipindahkan ke oktaf atas atau bawah, atau susunan interval/ chord terbalik.
J


Jam session :

Bermain musik dalam kelompok secara informal/ tidak resmi.
K


Key signature :

Tanda accidentals pada permulaan staff untuk menentukan kunci.
L



Laidback :

Bermain sedikit diperlambat atau bermain dibelakang menentukan kunci.

Leading tone :

Nada ketujuh pada diatonic scale.

Legato :

Nada-nada dimainkan yang bersambung dengan tanda garis lengkung.

Ledger line :

Garis Bantu di atas dan di bawah staff.

Licks :

Phrasing singkat atau klise phrasing yang dapat diidentifikasikan.
M


Measure :

Hitungan pada sekelompok ketukan.

Mediant :

Nada ke tiga pada major atau minoe scale.

Metronome :

Alat yang menyatakan/ membunyikan jumlah ketukan per-menit.

Microtone :

Jarak lebih kecim dari setengah nada ( half step ).

Moderately :

Dimainkan dengan kecepatan sedang (moderato).

Modulation :

Perubahan kunci.

Motif :

Melodi singkat yang sangat khas.
N


Non-chordal tones :

Nada-nada yang terletak di luar diatonic scale.

Note :

Simbol tertulis untuk nada.
O


Octave :

Interval ke delapan dari diatonic scale.

Overtone ( nada harmonik) :

Nada tambahan yang menyertai nada nada biasa, bias any terdapat di atas sebuah nada.

Overtone series :

Serangkaian nada-nada overtone.
P


Part :

- Bagian dari komposisi musik.

- Bagian dari sebuah instrument tertentu, missal guitar pasrts ( body, neck, head, tuning , dll…)

Pedal point :

Nada bass yang ditahan , sementara harmoni berubah untuk menciptakan tensi.

Pentatonic :

Scale yang terdiri dari lima nada.

Perfecth pitch :

Bakat pendengaran yang sempurna, sehingga dapat mengidentifikasikan atau mengetahui frekuensi suara.

Phrase :

Melodi singkat yang terbentuk dari beberapa motif.

Pitch :

Tinggi rendahnya nada atau suara.
Q


Quarduplet :

Ketukan di bagi empat tuplet.

Quartet :

Kelompok empat pemain.

Quintet :

Kelompok lima pemain.

Quintuplet :

Ketukan di bagi dengan lima ketuk.
R


Real Book :

Buku kumpulan lagu-lagu standart

Refrain :

Bagian dari komposisi lagu yang di ulang beberapa kali.

Resolution :

Pergerakan dari chord dissonance ke consonance.

Rest :

Tanda istirahat , semua instrument musik tidak di mainkan .

Rhythm :

Struktur musik yang berhubungan dengan ketukan tempo dan ketukan yang menyatakan fell atau penjiwaan sebuah lagu.


Rhythm sections :

Kelompok pemain instrument yang merupakan bagian dari band. Rhythm section terdiri dari Guitar, Bass, Drum, dan Keyboard/ piano.


Riff :

Phrasing pendek yang di ulang-ulang.


Ritardando :

Kecepatan yang di perlambat secara bertahap.

Root :

Nada pertama scale atau nada dasar chord.

Rubato :

Tehknik memainkan melodi tampa mematuhi nilai nada-nada agar dapat bermain dengan penuh perasaan.

Rushing :

Tempo permainan yang terburu-buru dan mendahului.
S

Scat-singing :

Vokal dengan menggunakan kata-kata yang tidak bermagna.

Score :

Notasi musik yang menjaqvarkan aransemen musik secara keseluruhan ( full score ), dapat juga dalam bentuk vocal score atau orchestral score.

Semi-tone (mikro tone) :

Frekwensi di antara interval half step.


Septet :

Kelompok tujuh pemain.

Septuplet :

Ketukan dibagi tujuh tuplet.

Sextuplet :

Ketukan di bagi enam tuplet.

Sharp :

Tanda untuk menaikan nada half-step.

Shuffle :

Irama Rock dengan fell Swing.

Slide (bending note) :

Nada yang di belokan atau bergeser.

Slowly :

Di mainkan dengan kecepatan lambat.

Slur :

Garis lengkung yang menyatakan agar beberapa nada dapat dimainkan secara bersambung , atau sering juga di sebut Legato.

Solo :

- Komposisi untuk seorang pemain , sendiri atau diiringi .

- Improvisasi.

Soprano :

Vokal wanita atau sebutan bagi alat musik dengan wilayah yang tinggi.


Staccato :

Nada pendek terputus, kabalikan dari Legato.

Staff :

Lima garis sejajar untuk menulis nada.

Standards :

Jenis-lagu-lagu yang terpopuler di kalangan musik Jazz.

Step & half :

Jarak interval satu-setengah nada.

Subdominant :

Nada ke empat pada diatonic nada.


Submediant :

Nada ke enam pada diatonic scale.

Supertonic :

Nada ke dua pada diatonic.

Suspension :

Non-chordal tone yang ditahan dari nada sebelumnya.

Syncopation :

Irama yang ditandai dengan aksen-aksen kuat pada nada-nada yang semestinya ber-aksen lemah.
T

Tempo :

Kecepatan ketukan.

Tenor :

Wilayah tertinggi pada vokal pria.

Tetrachord :

Hubungan/ urutan empat nada konsekutif ( tersusun) dari dua scale.

Timbre :

Kualitas atau warna suara/nada .

Time signature :

Bilangan pecahan pada permulaan staff.


Tonality :

Menyatakan bunyi atau warna suara.


Tone :

Bunyi nada.

Tonic :

- Nada dasar dari komposisi musik.

- Nada pertama dari scale.

Tonging :

Pengaturan posisi lidah pada alat musik tiup.

Touch :

Gaya dan daya sentuh pemain khususnya untuk Keyboard dan instrument ber-senar.

Trade four :

Tradisi bepop dalam improvisasi, bergantian anatara drums dan instrument lainnya pada tiap-tiap empat bar.


Transcription :

Musik yang tertulis atau di sebut juga sheet music.

Transposition :

Menulis kembali atau memainkan musik dengan mengubah tingkat nadanya.

Tremolo :

Tehknik memainkan perulangan nada dengan sangat cepat.


Triad :

Chord tiga nada.

Trill :

Perulangan cepat dari sebuah nada yang diselingi dengan nada terdekat diatasnya.

Trio :

Kelompok tiga pemain.


Triple time :

Pembagian tempo ke dalam tiga ketukan.

Triplet :

Satu ketuk atau ketukan genap yang di bagi tiga dengan nilai yang sama rata .


Tune :

- Lagu atau melodi.

- Harmonis atau selaras ( in tune )

Tuner :

Alat untuk menyelaraskan nada.

Tunning fork (garpu tala) :

Batang yang terbuat dari logam dan berbentuk huruf ‘U’ bertangkai untuk menala nada.

Tuplet :

Pembagian ketukan.

Tutti :

Semua pemain memainkan hal yang sama.

U



Unison :

Nada yang sama dimainkan oleh dua pemain atau lebih.

Up beat :

- Ketukan yang berada di atasa hitungan.

- Gerak tangan dirigen ke atas.

Upright piano :

Jenis piano dengan senar-senar terentangkan berdiri tegak.
V


Vibrato :

Nada yang bergetar/ tehknik menggetarkan nada.
W


Waltz :

Ketukan tiga perempat.

Whole step (whole tone) :

Jarak interval satu nada.

Y



Yodel :

Tehknik menyanyi diselingi dengan suara-suara falsetto (ciri khas musik country western).

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...